admin

Step by Step Membangun Kandang Babi Modern

Perencanaan pembangunan kandang babi modern memerlukan pendekatan yang matang dan komprehensif, tidak hanya berfokus pada struktur fisik, tetapi juga sistem terintegrasi yang mendukung efisiensi, kesehatan ternak, dan keberlanjutan lingkungan. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk merencanakan dan membangun kandang babi modern. 1. Tahap Perencanaan dan Studi Kelayakan Sebelum memulai konstruksi, lakukan perencanaan yang teliti […]

Step by Step Membangun Kandang Babi Modern Read More »

Infectious Bursal Disease pada Unggas

Kali ini kita akan belajar bersama detail mengenai penyakit virus pada unggas selanjutnya, yaitu Infectious Bursal Disease (IBD) yang umum dikenal sebagai Penyakit Gumboro dalam konteks peternakan unggas komersial saat ini. IBD tetap menjadi salah satu penyakit virus paling penting secara ekonomi dalam peternakan ayam. Update terkini berfokus pada evolusi strain virus, dampak imunosupresi dan

Infectious Bursal Disease pada Unggas Read More »

Sinkronikasi Estrus Pada Peternakan Babi

Setelah 2 bulan terakhir kita membahas mengenai Batch Management. Saat ini kita akan khusus belajar bersama tentang metode sinkronisasi estrus yang umumnya dijalankan di peternakan modern untuk mencapai batch management tersebut. Intervensi preparat hormon pada gilt pool (kelompok induk babi dara) adalah praktik umum dalam manajemen peternakan babi modern untuk mencapai kawin batch yang efisien.

Sinkronikasi Estrus Pada Peternakan Babi Read More »

Infectious Bronchitis pada Unggas

Infectious Bronchitis (IB) adalah penyakit pernafasan akut yang sangat menular dan disebabkan oleh virus pada unggas, terutama ayam. Penyakit ini merupakan salah satu ancaman utama dalam industri perunggasan karena selain menyerang sistem pernapasan juga dapat menyerang saluran reproduksi dan ginjal sehingga menyebabkan kerugian ekonomi yang besar. A. Penyebab – Penyakit Infectious Bronchitis disebabkan oleh Virus

Infectious Bronchitis pada Unggas Read More »

Batch Management Pada Peternakan Babi (part-2)

Melanjutkan materi bulan lalu mengenai Batch Management, di artikel saat ini kita nanti akan belajar langkah-langkah yang idealnya disiapkan untuk pelaksaaan di lapangan. Menerapkan Batch Management pada unit breeding (pembibitan) ternak babi sekali lagi merupakan strategi yang sangat efektif untuk meningkatkan efisiensi operasional, biosekuriti, dan produktivitas. Hal ini sudah jamak diterapkan di peternakan modern, sehingga

Batch Management Pada Peternakan Babi (part-2) Read More »

Avian Influenza pada Unggas

Avian Influenza (AI) atau yang dikenal sebagai Flu Burung pada unggas. AI adalah penyakit viral yang memiliki dampak ekonomi sangat besar dan potensi risiko kesehatan masyarakat (zoonosis). A. Etiologi (Penyebab) Agen Penyebabnya adalah virus Influenza Tipe A dari famili Orthomyxoviridae. Subtipe virus Influenza A diklasifikasikan berdasarkan dua protein permukaan, yaitu Hemagglutinin (H) yang memiliki 16

Avian Influenza pada Unggas Read More »

Batch Management Pada Peternakan Babi

Batch Management adalah strategi manajemen yang sangat penting dalam peternakan babi, terutama untuk skala komersial dan peternakan babi hiperprolifik. Konsep dasarnya adalah mengelompokkan induk babi berdasarkan tanggal kawin atau tanggal beranak yang serupa, sehingga semua tahapan produksi (kawin, kebuntingan, melahirkan, menyapih) dapat dilakukan pada waktu yang bersamaan untuk kelompok babi tersebut. Ini berbeda dengan sistem

Batch Management Pada Peternakan Babi Read More »

Newcastle Disease pada Unggas

Newcastle Disease adalah salah satu penyakit paling berbahaya dan merugikan dalam industri peternakan unggas di seluruh dunia. Di Indonesia, penyakit ini populer dengan sebutan Penyakit Tetelo. A. Etiologi (Penyebab) Agen Penyebabnya adalah virus Avian Paramyxovirus tipe-1 (APMV-1) atau sering disebut Newcastle Disease Virus (NDV). Virus ini termasuk dalam genus Avulavirus dan keluarga Paramyxoviridae. NDV hanya

Newcastle Disease pada Unggas Read More »

Managemen Pemeliharaan Babi Hiperprolifik

Babi hiperprolifik adalah istilah untuk induk babi yang memiliki potensi genetik untuk menghasilkan jumlah anak yang sangat banyak per kelahiran, seringkali 16 ekor atau bahkan diatas 20 ekor per litter. Memelihara babi hiperprolifik memerlukan manajemen yang sangat detail dan cermat untuk memaksimalkan potensi genetik mereka tanpa mengorbankan kesehatan induk atau kelangsungan hidup anak babi. Berikut

Managemen Pemeliharaan Babi Hiperprolifik Read More »

Chronic Respiratory Disease Complex pada Unggas

Penyakit bakterial penting yang sering mengganggu peternakan unggas adalah Chronic Respiratory Disease (CRD). Lalu apa bedanya dengan CRD Komplek? Di artikel ini kita akan bahas bersama-sama ya… A. Chronic Respiratory Disease (CRD) 1. CRD adalah penyakit pernapasan kronis (menahun) dan disebabkan oleh bakteri spesifik, yaitu bakteri Mycoplasma gallisepticum (MG). a. Sifat Penyakit: CRD seringkali tidak

Chronic Respiratory Disease Complex pada Unggas Read More »