ternak babi

Managemen Pejantan Pada Peternakan Babi

Manajemen pejantan (boar management) adalah salah satu elemen terpenting dalam keberhasilan peternakan babi, selain calon induk. Pejantan yang sehat dan produktif akan menentukan kualitas genetik dari seluruh populasi ternak Anda. 1. Seleksi dan Pengadaan Pejantan a. Asal-usul Genetik: Pilih pejantan dari galur atau breed yang memiliki sifat genetik unggul sesuai tujuan peternakan Anda, misalnya pertumbuhan […]

Managemen Pejantan Pada Peternakan Babi Read More »

Managemen Babi Dara (Gilt)

Manajemen babi dara (Gilt) adalah salah satu kunci utama keberhasilan dalam peternakan babi modern. Gilt adalah babi betina yang belum pernah melahirkan. Mereka adalah calon indukan yang akan membentuk masa depan populasi peternakan Anda. Manajemen gilt yang buruk dapat menyebabkan produktivitas yang rendah, seperti jumlah anak yang sedikit, masalah kesuburan, dan masa hidup produktif yang

Managemen Babi Dara (Gilt) Read More »

Managemen Pemeliharaan Induk Babi Bunting

Manajemen pemeliharaan induk babi bunting (sow management) adalah faktor krusial untuk memastikan kesehatan induk dan kelahiran anak babi yang optimal. Seluruh periode kebuntingan, yang berlangsung 3 bulan, 3 minggu, 3 hari (sekitar 114 – 116 hari) harus dikelola dengan sangat baik agar performa reproduksi di kandang breeding sesuai harapan. Berikut adalah uraian singkat mengenai hal-hal

Managemen Pemeliharaan Induk Babi Bunting Read More »

Biosekuriti di era New Normal

Biosekuriti adalah pendekatan strategis dan terintegrasi yang mencakup kerangka kebijakan dan peraturan untuk menganalisis dan mengelola resiko yang relevan terhadap kehidupan manusia, hewan dan tumbuhan, serta kesehatan dan lingkungan. Biosekuriti meliputi keamanan pangan, zoonosis, dan pengenalan penyakit serta hama hewan dan tumbuhan, pengenalan dan evaluasi hasil modifikasi organisme hidup (living modified organisms – LMOs) dan

Biosekuriti di era New Normal Read More »

Bagaimana Menjalankan Usaha Peternakan Babi yang Menguntungkan ?

Pada artikel kali ini, kita akan belajar bersama mengenai aspek-aspek penting dalam kita menjalankan usaha peternakan babi. Dalam kacamata bisnis, baik itu peternakan dalam skala kecil – besar, tentunya orientasi yang dituju adalah keuntungan. Bagaimana kita mempersiapkan sarana prasarana dan strategi / managemen pemeliharaan tentunya tidak boleh asal-asalan agar hasil yang didapatkan juga tidak asal-asalan.

Bagaimana Menjalankan Usaha Peternakan Babi yang Menguntungkan ? Read More »

Proses Repopulasi Pasca Outbreak African Swine Fever (ASF)

Kasus ASF di dunia menjadi tantangan luar biasa bagi peternakan babi beberapa tahun terakhir ini. Populasi babi yang terkoreksi cukup dalam ini mengakibatkan suplai dan demand terhadap daging babi tidak seimbang dan mengakibatkan fluktuasi harga yang luar biasa. Cara menyikapi kejadian inipun berbeda-beda diantara para pelaku usaha. Di China, beberapa pengusaha melihat ini mungkin sebagai

Proses Repopulasi Pasca Outbreak African Swine Fever (ASF) Read More »

Kondisi Peternakan Pasca Outbreak African Swine Fever

Sejarah kasus ASF Gambaran sejarah tentang situasi ASF sejak 2016 menunjukkan pola peningkatan yang signifikan dalam jumlah wabah telah diidentifikasi. Data update per juni 2020 dari organisasi kesehatan hewan dunia (OIE) menyampaikan bahwa pada periode 2016-2020 ini, kejadian ASF sudah dilaporkan dari Afrika, Eropa, dan Asia dengan total 30% (60/201) negara. Di Eropa, banyak negara

Kondisi Peternakan Pasca Outbreak African Swine Fever Read More »

Porcine Circovirus Associated Disease (PCVAD)

Sejak tahun 1990-an, industri babi di dunia telah melihat peningkatan yang dramatis terhadap kasus Porcine Circovirus type 2 (PCV2). Istilah PCVAD dipakai di Amerika, sedangkan di Eropa mereka lebih mengenal dengan sebutan Porcine Circoviral Disease (PCVD). Kejadian penyakit ini meluas baik di Amerika, Eropa dan dilaporkan juga di sebagian besar daerah-daerah penghasil babi. Virus ini

Porcine Circovirus Associated Disease (PCVAD) Read More »